Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Komponen RPP Bahasa Indonesia SMA yang Tepat, Anda Perlu Tahu!

6 Komponen RPP Bahasa Indonesia SMA yang Tepat, Anda Perlu Tahu!

Tahukah Anda cara membuati RPP Bahasa Indonesia SMA yang tepat? Atau tahukah Anda apa pengertian dari RPP? Dan bagian apa saja yang harus ada di dalam RPP? RPP merupakan hal yang cukup penting bagi seorang pengajar atau guru. Berikut ulasannya.

6 Komponen RPP Bahasa Indonesia SMA yang Tepat, Anda Perlu Tahu!

Pengertian RPP

Sebelum membahas tentang bagian-bagian yang harus ada dalam RPP, Anda perlu mengetahui pengertian singkat mengenai RPP. RPP adalah kepanjangan dari rancangan pelaksanaan pembelajaran.

Fungsi RPP yaitu untuk membantu pengajar atau guru memenuhi pembelajaran sebanyak satu kompetensi dasar (KD) dalam jangka waktu tertentu. Ruang lingkup RPP dalam satu kali pertemuan bisa mencapai satu kompetensi dasar. Yang memiliki beberapa indikator yang perlu pelajar kuasai dan pahami dengan baik.

Pembuatan RPP Bahasa Indonesia SMA merupakan perkembangan dari isi silabus. Dengan bagian isi yang tidak baku karena tidak adanya format resmi untuk pembuatan RPP untuk masing-masing sekolah.

Namun, walaupun isi RPP tidak terikat oleh format apapun, Anda juga perlu memahami bagian yang harus ada dalam RPP Bahasa Indonesia SMA. Bagian-bagian yang biasanya ada dalam RPP yaitu identitas, kompetensi dasar, indikator, materi ajar, dan lain-lain.

Bagian-bagian dalam RPP Bahasa Indonesia SMA

Untuk membuat RPP yang baik dan benar, Anda perlu memastikan adanya komponen dan bagian-bagian penting dalam RPP. Hal tersebut bertujuan untuk membuat Anda lebih tertata dan mencapai target untuk mengajarkan pembelajaran sampai tuntas. Yuk, simak ulasan berikut secara lengkap untuk bisa membuat RPP Bahasa Indonesia SMA.

1. Identitas

Bagian pertama yang perlu ada di dalam sebuah RPP adalah identitas. Pada bagian ini ada beberapa pembahasan meliputi satuan pendidikan, kelas, semester, dan juga mata pelajaran. Selain itu, Anda juga bisa melengkapi identitas RPP dengan alokasi waktu dan topik khusus yang akan Anda bahas.

2. Standar Kompetensi (SK)

Selanjutnya adalah bagian standar kompetensi. Standar kompetensi merupakan skill, kemampuan, pengetahuan dan keterampilan yang perlu pelajar dapatkan setelah pembelajaran selesai. Anda bisa mencantumkan SK sesuai dengan SI yang Permendiknas keluarkan dengan nomor 22 pada tahun 2006.

3. Kompetensi Dasar (KD)

Bagian ketiga yang juga perlu ada dalam RPP adalah kompetensi dasar (KD). Kompetensi dasar merujuk pada beberapa kompetensi yang perlu pelajar kuasai setelah mendapatkan materi. Sehingga, setiap materi memiliki kualifikasi kompetensi yang berbeda antara materi satu dan yang lain.

4. Indikator

Selanjutnya adalah indikator, yaitu kemampuan dan perilaku pelajar setelah mendapatkan materi tertentu yang bisa pengajar ukur dan observasi. Indikator bisa berupa kata kerja yang bisa menjadi tolak ukur kemampuan pelajar seperti kata berbicara, membaca, menulis dan mendengarkan.

5. Materi Pembelajaran

Selain itu, pada RPP Bahasa Indonesia SMA juga harus ada materi pembelajaran. Sehingga, pengajar bisa dengan jelas membahas suatu materi pada waktu tertentu. Pada bagian ini, pengajar bisa mencantumkan bahan ajar yang berasal dari sumber lain sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

6. Metode Pembelajaran

Kemudian, pada RPP juga harus terdapat bagian metode pembelajaran. Yang bertujuan untuk membuat suasana kelas menjadi lebih berwarna dan pelajar bisa belajar dengan giat dan semangat. Metode setiap materi bisa berbeda antara satu dan lainnya untuk menyesuaikannya dengan materi dan bahan ajar yang ada.

Baca Juga:

Bagaimana, mudah bukan membuat dan menyusun RPP yang tepat sebagai acuan sebelum mengajar di kelas? Demikian ulasan singkat mengenai 6 bagian RPP Bahasa Indonesia SMA, semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "6 Komponen RPP Bahasa Indonesia SMA yang Tepat, Anda Perlu Tahu!"